Sahabat Backpack, ada yang pernah wisata edukasi ke Kebun Raya Bogor? Aku terakhir ke sana sekitar 4 tahun yang lalu dan rencananya dalam waktu dekat ingin berkunjung lagi. Walau agak khawatir karena saat ini kita masih menghadapi Pandemic Covid-19. Virus Corona masih berkeliaran bebas, sehingga perlu banget tetap mematuhi protocol kesehatan.

Ya, kunci terhindar dari tertularnya virus corona dengan tetap jaga kesehatan dengan konsumsi makanan yang bergizi. Tidak lupa untuk selalu memakai masker saat berpergian, apalagi pergi ke tempat umum yang memungkinkan banyak orang berkerumun seperti objek wisata. 

Di manapun objek wisatanya, seperti Mba Lia yang bulan September lalu mengunjungi Floating Resto  Napak Sancang Cililin Bandung.

Proteksi diri kita dengan sebaik mungkin agar tidak ada virus dan bakteri yang menyerang kekebalan tubuh.

Tentang Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor atau KRB awalnya sebagai kebun percobaan untuk tanaman yang akan diperkenalkan di Hindia Belanda. Akan tetapi seiring perkembangannya, Kebun Raya Bogor berfungsi sebagai konservasi dan penelitian tumbuhan tropika, pendidikan lingkungan dan pariwisata. Dengan luas mencapai 87 hektar, memiliki kurang lebih 15.000 jenis pohon dan tumbuhan.

Banyaknya jenis tumbuhan cocok sekali untuk wisata edukasi. Pun, dengan suasananya yang rindang membuat liburan tidak membosankan. Mengunjungi tempat yang serba hijau memberikan energi positif tersendiri untuk kesehatan mental.

Kita bisa mengajak keluarga liburan ke sini sambil menikmati momen kebersamaan dengan mengenal jenis-jenis pepohonan atau mengamati berbagai jenis bunga anggrek. Selain itu ada yang unik yaitu bunga Raflesia Arnoldi. Bunga Bangkai yang berasal dari Bengkulu ini dapat kita jumpai jika berkunjung ke KRB. Untuk tahun ini sebetulnya sudah mekar pada awal tahun, tetapi tidak apa-apa barangkali penasaran dengan bentuknya yang memiliki ukuran besar.

Spot Menarik Wisata Edukasi Kebun Raya Bogor

Berlibur ke KRB harus mengunjungi beberapa spot menarik, berikut ini:

1. Taman Orchidarium

taman orchidarium kebun raya bogor

Berjalan-jalan mengelilingi Taman Orchidarium serasa berada di dalam hutan karena taman ini dibuat seperti habitat asli untuk tanaman anggrek hidup. Tidak heran jika taman ini sangat rindang dan sejuk. Selain itu area ini sebagai konservasi penelitian dan pengembangan tanaman anggrek.

2. Griya Anggrek

Berbeda dengan Taman Orchidarium, Griya Anggrek merupakan tempat display anggrek spesies atau hibrida. Tersedia juga anggrek dan tanaman lain yang bisa dibawa pulang. Eh, tunggu! bayar dulu, ya.

griya anggrek kebun raya
taman aquatik tumbuhan air

3. Taman Akuatik

Sesuai namanya, Taman Akuatik merupakan habitat tanaman yang hidup pada air dari tumbuhan air tergenang, tumbuhan air mengapung, tumbuhan air terendam sempurna, tumbuhan air campuran dan tumbuhan tepi air. Wow, penasaran tidak sih dengan jenis-jenisnya?

4. Museum Zoologi

Tidak hanya tumbuhan, KRB memiliki museum fauna yang terdapat beberapa kerangka jenis binatang hasil pengawetan seperti burung dan ikan. Ada juga koleksi binatang dari luar negeri seperti kepiting berukuran besar dari Jepang. Cocok banget nih untuk edukasi anak-anak.

5. Ecodome

Sumber gambar : kebunraya.id

Ecodome merupakan bangunan artistic yang memiliki pintu iklim sehat yang dapat membersihkan 10.000meter/kubik udara kotor per jam melalui saringan khusus. Ecodome kaya dengan tanaman dan bunga tropis berfungsi sebagai wahana edukasi lingkungan bagi para pengunjung. Uniknya lapisan luar bangunan terdapat lumut yang mampu menjaga air hujan serta menyerap bakteri dari udara.

6. Taman Obat

Indonesia tidak lepas dari konsumsi obat tradisional. Berkunjung ke Taman Obat inilah kita bisa menemukan berbagai jenis tanaman obat beserta fungsinya.

taman obat kebun raya bogor

Virtual Tour Kebun Raya Bogor

Selain keenam spot tersebut ada juga Taman Teijsmann, Taman Soedjana, Taman Meksiko, Taman Bambu, Taman Astrid, Taman Araceae, Pemakaman Kuno Belanda, Monumen Tugu Dua Abad, Monumen Reinwardt, Monumen Laddy Raffles, Monumen J.J. Smith dan Kolam Gunting.

Jika berkunjung langsung ke lokasi membuat khawatir karena Virus Korona, kabar baiknya, kita bisa melakukan virtual tour mengenal KRB dari rumah. Akan ada pemandu yang berpengalaman mengajak peserta mengenal flora KRB. Penasaran?

Berikut ketentuannya:

  • Peserta minimal 10 orang dan maksimal 450 orang.
    Durasi Virtual Tour Kebun Raya selama 60 menit (45 menit pembahasan dan 15 menit tanya jawab).
  • Biaya Rp. 15.000/orang
  • Ada dua pilihan Virtual Tour yaitu Menegenal Keanekragaman Tumbuhan dan Keanekragaman Hewan. Dari mengenal sejarah hingga koleksi tumbuhan maupun hewan.

Informasi lebih lanjut mengenai tour online silahkan kunjungi website kebunraya.id. Atau bisa berkunjung langsung untuk mengamati koleksi KRB dari dekat. Yuk, ajak keluarga untuk wisata edukasi sebagai salah satu partisipasi kita dalam menjaga keanekaragaman flora dan fauna Indonesia.

Jejak Noted: 

Semua sumber foto dalam tulisan ini dari kebunraya.id

47 Replies to “Wisata Edukasi Kebun Raya Bogor, 6 Spot Menarik Ini Keren Abis!”

  1. Penasaran sama taman orchidarium dan griya anggreknyaaa nih. Wah kapan-kapan kalau ke Bogor, kudu banget mampir kesini. Penasaran lihat anggrek koleksinya Kebun Raya Bogor

  2. Virtual tour makin happening ya Mba
    Kapan hari ada virtual tour ke Seoul, Korsel juga
    Tapi aku tetep pengin beneran menginjakkan kaki di Kebun Raya Bogor ini dah.
    Sama keluarga besar, pasti asyiiiikk

  3. Kebun Raya Bogor menyediakan tur virtual yah …. wah … keren. Hanya dengan membayar 15 ribu rupiah kita bisa melihat apa saja yang ada di Kebun Raya Bogor, dipandu oleh yang paham wilayah tsb.

  4. Aku tahun 2004 atau 2005 ke kebun raya Bogor mbak, udah lupa banget dalamnya disana ada apa aja. Berharap suatu hati bisa ajak anak backpackeran kesana ah, sepertinya seru 😁

  5. Murah amat ya biaya virtual tour KRB hanya 15K. Kita bisa nambah wawasan meskipun dari rumah aja. Aku udah lamaaaaa banget ga main ke Kebun Raya Bogor. Terakhir mampir ke Museum Zoologi aja tuh. 0engen ah liat2 tanaman angreknya kapan2. Tfs ya mb Erin.

  6. Udah lama banget deh ga ke kebun raya bogor…Padahal keren ya…Di masa pandemi gini, mereka tetap berkreasi dengan membuka tour virtual…Sepertinya bisa ajak anak untuk lihat-lihat virtual tour ini

  7. Kalau virtual tour begini enaknya bisa tahu banyak hal…karena diceritakan dari yang bener-bener tahu mengenai seluk beluk tempat dan jenis tanamannya.
    Apakah ada kisah-kisah unik mengenai Kebun Raya Bogor?

  8. Terakhir ke Kebun Raya itu 23 tahun yang lalu waktu studi tour kelas 3 SMA. Itupun ke Kebun Raya Purwodadi, bukan KRB. Lihat foto-foto ini jadi pengen banget ke Kebun Raya Bogor, mau coba virtual tournya dulu ah.

  9. Salah satu impian sederhana waktu tinggal di Subang, bisa jalan jalan ke kebun raya Bogor. Tapi belum kesampaian sampai sekarang, semoga tahun depan bisa main ke kebun raya Bogor

  10. Wah iya bener… ke taman anggrek pasti jadi tujuan yang ga boleh kelewat… Wajib! aniwei saya mah kalo ke taman raya bogor tiduran di lapangan rumputnya aja udah senang,… Hihi. tapi ya itu dulu waktu masih lajang…

  11. Saya sudah bolak-balik ke KBR Mbak. Kebun Raya ini semacam destinasi yang nggak membosankan untuk dikunjungi lagi. Selain ke area taman-tamannya, kami suka makanan di cafenya yang dulu bernama Cafe Daun. Tapi gak tahu sekarang namanya cafe apa. Kalau gak salah dulu dipakai saat makan siang Pak Jokowi dan Mr. Obama. Enak makanannya, jadi pengin balik trus.

  12. Udah lama juga ya saya enggak jalan-jalan agak jauhan, ke luar Kota maksudnya. Kebun Raya ini salah satu destinasi yang ingin saya kunjungi bareng keluarga. Nampaknya virtual tour perlu dicoba juga deh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *